JAKARTA l ACEH INFO - Presiden Partai Indonesia Terang (Pinter), Dr (Cn) Hj Rizayati SH MM, merupakan salah satu tokoh perempuan nasional yang peduli olahraga.
Atas kepeduliannya kepada olahraga, Hj Rizayati yang dijuluki Srikandi Cut Nyak Cahaya Jeumpa kini diangkat menjadi ayah dan ibu anak-anak tim sepakbola PON Aceh, yang kini sedang dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua, Oktober 2021 ini.
Tokoh perempuan nasional yang juga penggagas Program Indonesia Terang ini, sangat peduli kepada anak-anak bangsa. Dirinya ingin menjadikan anak-anak, khususnya Aceh dan umumnya anak Indonesia untuk terus berprestasi dan bisa membanggakan daerah di tingkat nasional maupun Indonesia di tingkat internasional sejak dini hingga dimasa mendatang.
"Kita sudah sepatutnya peduli kepada mereka anak-anak kita, baik di bidang olahraga maupun di bidang lainnya, mari kita suport anak-anak bangsa baik secara materil maupun spiritual, agar mereka terus berprestasi di bidangnya masing-masing," ajak Hj Rizayati saat diwawancara wartawan Sabtu (19/06/2021).
Ditambahkan Presiden Direktur PT Imza Rizky Jaya Group, khusus bidang olahraga, saat ini dirinya sedang fokus membantu anak-anak tim sepakbola PON Aceh yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti PON ke-20 di Papua pada Oktober 2021 ini.
"Kita ingin anak-anak kita bisa meraih prestasi yang maksimal, tentunya butuh dukungan dan support dari kita semua, agar mereka bertambah semangatnya dalam berlatih, kita jangan hanya meminta anak-anak untuk berprestasi, tapi dukungan tidak ada, kita wajib peduli kepada mereka, ayo kita support dan bantu anak-anak kita untuk meraih prestasi di PON ke-20 di Papua tahun ini," kata Hj Rizayati.
Tokoh perempuan yang telah meraih berbagai prestasi dan penghargaan tingkat nasional maupun internasional ini, juga meminta kepada anak-anak PON Aceh, untuk terus berlatih dengan tekun, disiplin dan tekun. "Ayo anak-anak kami terus berlatih, tetap semangat, gapai cita-cita kalian, kami selalu siap mendukung kalian," tegas Hj Rizayati penuh semangat.
PENULIS : FERIZAL HASAN (JAKARTA)


